Memasuki semester kedua di jenjang SMP, materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas 7 semakin menantang dan menarik. Kurikulum IPA dirancang untuk membangun pemahaman dasar yang kuat tentang dunia di sekitar kita, mulai dari interaksi makhluk hidup hingga fenomena alam yang lebih kompleks. Agar para siswa dapat mempersiapkan diri dengan optimal menghadapi ulangan akhir semester, pemahaman mendalam tentang materi serta latihan soal yang relevan sangatlah krusial.
Artikel ini hadir sebagai panduan komprehensif bagi siswa kelas 7 dalam menghadapi ulangan IPA semester 2. Kita akan mengulas topik-topik utama yang sering diujikan, serta menyajikan contoh-contoh soal yang bervariasi, lengkap dengan penjelasan cara penyelesaiannya. Dengan demikian, siswa tidak hanya dapat menguji pemahaman mereka, tetapi juga belajar strategi efektif untuk menjawab berbagai tipe soal.
Membedah Materi IPA Semester 2 Kelas 7

Semester kedua kelas 7 umumnya berfokus pada beberapa tema besar yang saling terkait, yaitu:
-
Sistem Gerak pada Manusia dan Hewan: Bagian ini akan membahas tentang organ-organ gerak pada manusia (tulang, otot, sendi) beserta fungsinya, serta gangguan atau kelainan pada sistem gerak. Selain itu, akan dibahas pula bagaimana hewan bergerak dan adaptasi mereka.
-
Sistem Pencernaan pada Manusia dan Hewan: Materi ini mencakup organ-organ pencernaan manusia, proses pencernaan makanan, serta peran enzim-enzim pencernaan. Perbandingan sistem pencernaan pada hewan herbivora, karnivora, dan omnivora juga seringkali menjadi topik penting.
-
Sistem Pernapasan pada Manusia dan Hewan: Siswa akan mempelajari organ-organ pernapasan manusia, mekanisme pernapasan, serta gangguan pada sistem pernapasan. Adaptasi sistem pernapasan pada berbagai jenis hewan juga akan dibahas.
-
Sistem Peredaran Darah pada Manusia dan Hewan: Fokus pada organ peredaran darah manusia (jantung, pembuluh darah), jenis-jenis darah, golongan darah, serta mekanisme peredaran darah. Sistem peredaran darah pada hewan, seperti ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia, akan menjadi perbandingan yang menarik.
-
Suhu dan Perubahannya: Materi ini melibatkan konsep suhu, alat ukur suhu (termometer), skala suhu (Celsius, Fahrenheit, Kelvin, Reamur), serta pemuaian zat (padat, cair, gas) akibat perubahan suhu.
-
Kalor dan Perubahannya: Menjelaskan konsep kalor, perpindahan kalor (konduksi, konveksi, radiasi), serta perubahan wujud zat akibat kalor (mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim).
Contoh Soal Ulangan IPA Semester 2 Kelas 7
Berikut adalah contoh soal ulangan yang mencakup berbagai topik di atas. Soal-soal ini dirancang untuk menguji pemahaman konseptual, kemampuan analisis, dan penerapan rumus sederhana.
A. Soal Pilihan Ganda
-
Tulang yang berfungsi melindungi organ-organ vital seperti otak dan jantung adalah…
a. Tulang paha
b. Tulang rusuk
c. Tulang selangka
d. Tulang keringPembahasan: Tulang rusuk secara spesifik membentuk rongga dada yang melindungi jantung dan paru-paru. Otak dilindungi oleh tulang tengkorak.
-
Proses penguraian makanan menjadi molekul-molekul yang lebih sederhana agar dapat diserap oleh tubuh disebut…
a. Ingesti
b. Pencernaan
c. Absorpsi
d. DefekasiPembahasan: Definisi pencernaan adalah proses memecah makanan menjadi bentuk yang lebih kecil dan dapat diserap oleh tubuh.
-
Organ pernapasan utama pada manusia adalah…
a. Trakea
b. Bronkus
c. Paru-paru
d. LaringPembahasan: Paru-paru (pulmo) adalah organ utama tempat terjadinya pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida.
-
Jantung manusia memiliki… ruang.
a. Dua
b. Tiga
c. Empat
d. EnamPembahasan: Jantung manusia terdiri dari empat ruang: dua serambi (atrium) dan dua bilik (ventrikel).
-
Sebuah termometer menunjukkan suhu 25°C. Suhu ini setara dengan berapa Fahrenheit? (Rumus: °F = (°C × 9/5) + 32)
a. 50°F
b. 77°F
c. 87°F
d. 97°FPembahasan:
°F = (25 × 9/5) + 32
°F = (5 × 9) + 32
°F = 45 + 32
°F = 77°F -
Perpindahan kalor yang terjadi melalui zat padat tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut disebut…
a. Konduksi
b. Konveksi
c. Radiasi
d. AdveksiPembahasan: Konduksi adalah perpindahan panas melalui zat padat, contohnya setrika yang panas menghantarkan panas ke pakaian.
-
Es yang dicelupkan ke dalam segelas air hangat akan menyebabkan air menjadi lebih dingin. Perubahan wujud yang terjadi pada es adalah…
a. Membeku
b. Mencair
c. Menguap
d. MengembunPembahasan: Es (padat) berubah menjadi air (cair) karena menerima kalor dari air hangat, proses ini disebut mencair.
-
Salah satu gangguan pada sistem pernapasan yang disebabkan oleh peradangan pada saluran udara, sehingga menyebabkan batuk, sesak napas, dan mengi adalah…
a. Bronkitis
b. Asma
c. Pneumonia
d. TuberkulosisPembahasan: Asma adalah penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan penyempitan saluran udara.
-
Hewan seperti kucing dan anjing yang makanan utamanya adalah daging digolongkan sebagai karnivora. Sistem pencernaan hewan karnivora umumnya memiliki ciri…
a. Usus yang sangat panjang
b. Lambung yang kompleks dengan empat ruangan
c. Gigi taring yang tajam dan kuat
d. Perut yang besar untuk fermentasi selulosaPembahasan: Gigi taring yang tajam dan kuat merupakan adaptasi utama hewan karnivora untuk merobek dan mengoyak daging.
-
Peristiwa di mana udara panas naik dan udara dingin turun dalam fluida (cair atau gas) disebut…
a. Konduksi
b. Konveksi
c. Radiasi
d. AbsorpsiPembahasan: Konveksi adalah perpindahan panas melalui pergerakan fluida. Contohnya adalah angin laut dan angin darat, atau air yang mendidih.
B. Soal Uraian Singkat
-
Jelaskan perbedaan antara sendi engsel dan sendi peluru pada sistem gerak manusia! Berikan masing-masing satu contoh lokasinya dalam tubuh!
Jawaban:- Sendi Engsel: Memungkinkan gerakan satu arah seperti membuka dan menutup. Contoh: sendi pada siku dan lutut.
- Sendi Peluru: Memungkinkan gerakan ke segala arah. Contoh: sendi pada bahu dan pinggul.
-
Sebutkan organ-organ yang terlibat dalam sistem pencernaan manusia secara berurutan dari masuknya makanan hingga pengeluaran sisa makanan!
Jawaban: Mulut → Kerongkongan (Esofagus) → Lambung → Usus Halus (Duodenum, Jejunum, Ileum) → Usus Besar (Kolon) → Rektum → Anus. -
Mengapa udara di pegunungan terasa lebih dingin dibandingkan di dataran rendah, meskipun keduanya berada di bawah terik matahari? Jelaskan kaitannya dengan ketinggian dan suhu!
Jawaban: Semakin tinggi suatu tempat, tekanan udara semakin rendah. Tekanan udara yang lebih rendah menyebabkan udara lebih cepat melepaskan panasnya ke lingkungan, sehingga suhu udara menjadi lebih dingin. -
Jelaskan bagaimana proses pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida terjadi di dalam alveolus paru-paru!
Jawaban: Di dalam alveolus, dindingnya yang sangat tipis dan dikelilingi kapiler darah memungkinkan difusi gas. Oksigen dari udara di alveolus berdifusi masuk ke dalam darah di kapiler, sedangkan karbon dioksida dari darah berdifusi keluar ke dalam alveolus untuk dikeluarkan saat bernapas. -
Ketika kamu memegang gagang panci yang terbuat dari besi dan panci tersebut sedang dipanaskan di atas kompor, tanganmu akan terasa panas. Jelaskan jenis perpindahan kalor yang terjadi pada gagang panci tersebut!
Jawaban: Perpindahan kalor yang terjadi adalah konduksi. Panas dari api kompor berpindah melalui logam panci hingga ke gagangnya tanpa disertai perpindahan materi pada logam itu sendiri.
C. Soal Uraian Analitis/Penerapan
-
Seorang siswa melakukan percobaan untuk mengukur perubahan suhu air. Awalnya, air memiliki suhu 20°C. Setelah dipanaskan, suhunya naik menjadi 65°C.
a. Berapa kenaikan suhu air tersebut dalam satuan Celsius?
b. Ubahlah suhu awal (20°C) dan suhu akhir (65°C) ke dalam satuan Fahrenheit!
c. Jika air tersebut kemudian didinginkan hingga membeku pada suhu 0°C, jelaskan perubahan wujud yang terjadi dan bagaimana perpindahan kalornya!Jawaban:
a. Kenaikan suhu = Suhu akhir – Suhu awal = 65°C – 20°C = 45°C.
b. Suhu awal dalam Fahrenheit:
°F = (20 × 9/5) + 32 = (4 × 9) + 32 = 36 + 32 = 68°F.
Suhu akhir dalam Fahrenheit:
°F = (65 × 9/5) + 32 = (13 × 9) + 32 = 117 + 32 = 149°F.
c. Saat air didinginkan hingga membeku, terjadi perubahan wujud dari cair menjadi padat (membeku). Perpindahan kalornya adalah pelepasan kalor dari air ke lingkungan sekitarnya hingga energi panasnya cukup rendah untuk membentuk ikatan antarmolekul dalam wujud padat. -
Perhatikan gambar ilustrasi sistem peredaran darah sederhana pada ikan (misalnya, ikan mas).
a. Jelaskan mengapa sistem peredaran darah ikan disebut sistem peredaran darah tunggal!
b. Gambarkan secara skematis (sederhana) aliran darah pada ikan, dimulai dari jantung hingga kembali ke jantung!
c. Bandingkan efisiensi peredaran darah pada ikan dengan mamalia (misalnya, manusia)!Jawaban:
a. Sistem peredaran darah ikan disebut tunggal karena darah hanya beredar satu kali melalui jantung dalam satu putaran. Darah dari seluruh tubuh masuk ke jantung, lalu dipompa langsung ke insang untuk mengambil oksigen, kemudian dari insang darah langsung dialirkan ke seluruh tubuh tanpa kembali ke jantung terlebih dahulu.
b. Skema sederhana: Jantung → Arteri → Insang → Arteri → Seluruh Tubuh → Vena → Jantung.
c. Peredaran darah pada mamalia (manusia) adalah peredaran darah ganda (paru dan sistemik), yang lebih efisien dalam mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh karena jantung memiliki empat ruang yang memisahkan darah kaya oksigen dan miskin oksigen, serta memompa darah dengan tekanan yang lebih tinggi ke seluruh tubuh. Sistem peredaran darah tunggal pada ikan kurang efisien karena tekanan darah setelah melewati insang lebih rendah, sehingga oksigenasi dan distribusi oksigen ke jaringan tidak secepat pada mamalia. -
Sebuah batang logam aluminium dengan panjang 100 cm dipanaskan dari suhu 30°C hingga 80°C. Diketahui koefisien muai panjang aluminium adalah 0,000024/°C.
a. Berapa kenaikan suhu batang logam tersebut?
b. Hitunglah pertambahan panjang batang logam tersebut setelah dipanaskan! (Rumus: ΔL = L₀ × α × ΔT)Jawaban:
a. Kenaikan suhu (ΔT) = Suhu akhir – Suhu awal = 80°C – 30°C = 50°C.
b. Pertambahan panjang (ΔL) = L₀ × α × ΔT
ΔL = 100 cm × 0,000024/°C × 50°C
ΔL = 100 cm × 0,0012
ΔL = 0,12 cm.
Jadi, pertambahan panjang batang logam tersebut adalah 0,12 cm.
Tips Sukses Menghadapi Ulangan IPA
- Pahami Konsep Dasar: Jangan hanya menghafal, tetapi usahakan untuk benar-benar memahami konsep di balik setiap materi. Tanyakan "mengapa" dan "bagaimana" jika ada yang kurang jelas.
- Buat Catatan Rangkum: Sederhanakan materi penting dalam bentuk catatan pribadi. Gunakan diagram, tabel, atau mind map untuk memvisualisasikan hubungan antar konsep.
- Latihan Soal Rutin: Kerjakan berbagai variasi soal, mulai dari yang mudah hingga yang menantang. Ini membantu mengidentifikasi area yang masih lemah dan membiasakan diri dengan pola soal ulangan.
- Manfaatkan Sumber Belajar: Selain buku paket, manfaatkan sumber belajar lain seperti internet, video pembelajaran, atau diskusi dengan teman dan guru.
- Perhatikan Rumus dan Satuan: Untuk soal-soal yang melibatkan perhitungan, pastikan kamu memahami rumus yang digunakan dan satuan yang tepat.
- Baca Soal dengan Cermat: Sebelum menjawab, baca soal dengan teliti untuk memahami apa yang ditanyakan. Perhatikan kata kunci seperti "jelaskan," "bandingkan," "hitung," atau "sebutkan."
- Kelola Waktu dengan Baik: Saat ulangan, alokasikan waktu untuk setiap bagian soal. Jangan terpaku terlalu lama pada satu soal yang sulit.
Dengan persiapan yang matang dan strategi belajar yang efektif, ulangan IPA semester 2 kelas 7 seharusnya dapat dihadapi dengan percaya diri. Semoga contoh soal dan tips yang diberikan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa untuk meraih hasil terbaik. Selamat belajar!
